Salah satu tips mendidik anak adalah mengajarkan si Kecil untuk dapat mandiri sejak kecil. Sayangnya, tujuan ini akan sulit dicapai bila orang tua terlalu memanjakan anaknya. Setiap orang tua tentu ingin membuat anaknya senang. Namun, terkadang hal ini malah menjadi bumerang.
Saking seringnya berusaha membuat anak senang, orang tua menjadi berlebihan dan tanpa sadar membuat si Kecil menjadi sosok yang manja. Padahal, sifat manja ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan anak kelak.
Banyak orang tua tidak menyadari perlu ada batasan dalam memberikan kenyamanan pada buah hatinya. Anak yang terlalu terbiasa dalam kondisi nyaman cenderung menjadi manja dan tidak bisa mandiri. Bukan berarti Mam harus bersikap keras dan perhitungan kepada anak.
Namun, sebagai orang tua, Mam juga bertanggung jawab mendidik si Kecil agar dapat menghadapi kesulitan, memecahkan masalah, dan kelak mengurus dirinya. Tips mendidik anak yang perlu diingat: memberikan kebahagiaan kepada anak sama pentingnya dengan memberikan tantangan untuk ia hadapi.
Yuk, simak tips mendidik anak agar tidak tumbuh menjadi sosok yang manja:
Konsisten dengan apa yang diucapkan
Salah satu faktor yang dapat membuat anak cenderung manja adalah karena orang tua tidak konsisten dengan perkataannya. Misalnya, ketika anak meminta sesuatu, lalu Mam bilang tidak, kemungkinan besar ia akan merengek dan memaksa Mam untuk memenuhi keinginannya. Kejadian seperti ini biasanya memaksa orang tua untuk kemudian menuruti kemauan anaknya.
Perubahan sikap dan ucapan yang Mam tunjukkan akan diingat terus oleh si Kecil. Ia pun berkesimpulan bahwa, jika ia merengek atau memaksa, Mam akan memenuhi keinginannya. Jika Mam tidak mengubah sikap seperti ini, si Kecil bisa bertumbuh menjadi anak yang manja, selalu ingin kemauannya dituruti, dan tidak bisa menerima penolakan.
BACA SELENGKAPNYA DI : https://bundaelly.com/2020/04/23/5-tips-mendidik-anak-agar-tidak-manja/
Minggu, 03 Mei 2020
Tebar Berkah di Bulan yang Berkah
Ramadhan tiba, namun virus corona belum kunjung usai. Banyak yang terkena dampak dari Virus ini. Tidak hanya penyakit dampak dari Virus ini, bahkan perekonomian pun ikut menjadi sasarannya.
Banyak pedagang yang merosot pendapatannya, bahkan pedagang kaki lima pun merasakan. Mungkin sebagian orang aman dengan mereka #DiRumahAja, namun pegawai yang terkena PHK ataupun yang sebelum ada Virus Corona sudah kesulitan untuk keseharian dengan adanya Virus ini lebih sulit lagi.
Bagi para keluarga pasien dari luar yang sedang menunggu keluarganya yang dirawat kondisi menjadi tambah sulit, sudah diberikan cobaan dengan dirawatnya anggota keluarga, dan mesti menunggu di rumah singgah tapi kondisi ekonomi juga sedang tidak stabil. sehingga membutuhkan bantuan lebih lanjut
IMANI Care sebagai salah satu NGO yang bergerak di udang kemanusiaan mengadakan program Tebar Berkah di Bulan yang Berkah. IMANI Care akan membagikan 1.000 sembako & paket berbuka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan.
Donasi dapat dikirimkan ke
Bank Syariah Mandiri
7414174177
An. IMANI Lifesaver Indonesia
Konfirm ke 081221822366
Sertakan kode unik 020 diakhir donasi
Ex : Rp 1.500.020
Paket Sembako : Rp 150.000/GoodyBag
Paket Buka Puasa : Rp 35.000/Box
temukan donasi lainnya di : https://imanicareindonesia.or.id/2020/04/27/tebar-berkah-ramadhan/
Banyak pedagang yang merosot pendapatannya, bahkan pedagang kaki lima pun merasakan. Mungkin sebagian orang aman dengan mereka #DiRumahAja, namun pegawai yang terkena PHK ataupun yang sebelum ada Virus Corona sudah kesulitan untuk keseharian dengan adanya Virus ini lebih sulit lagi.
Bagi para keluarga pasien dari luar yang sedang menunggu keluarganya yang dirawat kondisi menjadi tambah sulit, sudah diberikan cobaan dengan dirawatnya anggota keluarga, dan mesti menunggu di rumah singgah tapi kondisi ekonomi juga sedang tidak stabil. sehingga membutuhkan bantuan lebih lanjut
IMANI Care sebagai salah satu NGO yang bergerak di udang kemanusiaan mengadakan program Tebar Berkah di Bulan yang Berkah. IMANI Care akan membagikan 1.000 sembako & paket berbuka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan.
Donasi dapat dikirimkan ke
Bank Syariah Mandiri
7414174177
An. IMANI Lifesaver Indonesia
Konfirm ke 081221822366
Sertakan kode unik 020 diakhir donasi
Ex : Rp 1.500.020
Paket Sembako : Rp 150.000/GoodyBag
Paket Buka Puasa : Rp 35.000/Box
temukan donasi lainnya di : https://imanicareindonesia.or.id/2020/04/27/tebar-berkah-ramadhan/
Kamis, 23 April 2020
Indikator PHBS Rumah Tangga
Indikator PHBS di rumah tangga yang digunakan Provinsi Jawa Tengah ada 16, yaitu
KIA dan GIZI
Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
Bayi mendapat ASI Ekslusif sampai usia 6 bulan
Anggota rumah tangga mengkonsumsi beranekaragam makanan dalam jumlah cukup untuk mencapai gizi seimbang
Penimbangan balita
KESEHATAN LINGKUNGAN
Anggota rumah tangga menggunakan air bersih
Anggota rumah tangga menggunakan jamban sehat
Anggota rumah tangga menempati ruangan rumah minimal 9m2 per orang
Anggota rumah tangga menggunakan lantai rumah kedap air
Anggota rumah tangga membuang sampah pada tempatnya
sumber : https://bundaelly.com/2020/04/09/indikator-phbs-rumah-tangga/
KIA dan GIZI
Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
Bayi mendapat ASI Ekslusif sampai usia 6 bulan
Anggota rumah tangga mengkonsumsi beranekaragam makanan dalam jumlah cukup untuk mencapai gizi seimbang
Penimbangan balita
KESEHATAN LINGKUNGAN
Anggota rumah tangga menggunakan air bersih
Anggota rumah tangga menggunakan jamban sehat
Anggota rumah tangga menempati ruangan rumah minimal 9m2 per orang
Anggota rumah tangga menggunakan lantai rumah kedap air
Anggota rumah tangga membuang sampah pada tempatnya
sumber : https://bundaelly.com/2020/04/09/indikator-phbs-rumah-tangga/
Mitokondria : Sebuah Kisah Cinta Abadi
Tulisan ini seharusnya merupakan kisah tentang Ibu dan warisan kehidupan yang diberikannya, ini adalah kisah tentang Mitokondria.
Saya kira semua orang tahu dan pernah membaca Harry Potter dan bagaimana ia mendapat reputasi sebagai the boy that survived , Voldermort tidak mampu menyentuh apalagi mencederainya karena perlindungan- menurut Dumbledore, an ancient protective charm yaitu cinta seorang ibu. Pengorbanan ibu telah memberikan Harry perlindungan dari sihir hitam sampai mencapai usia baligh.
Masih mengenai Ibu, dalam Islam kita mengenal suatu hadits yang mengatakan bahwa syurga berada di telapak kaki ibu, mengindikasikan betapa terhormat posisi seorang ibu dalam kehidupan. Ditambah lagi hadist lain yang mengatakan sampai tiga kali untuk kita menghormati ibu sebelum menghormati ayah kita, Ibu,ibu, ibu baru lah ayah.
sumber : https://bsmijakarta.or.id/mitokondria-sebuah-kisah-cinta-abadi/
Saya kira semua orang tahu dan pernah membaca Harry Potter dan bagaimana ia mendapat reputasi sebagai the boy that survived , Voldermort tidak mampu menyentuh apalagi mencederainya karena perlindungan- menurut Dumbledore, an ancient protective charm yaitu cinta seorang ibu. Pengorbanan ibu telah memberikan Harry perlindungan dari sihir hitam sampai mencapai usia baligh.
Masih mengenai Ibu, dalam Islam kita mengenal suatu hadits yang mengatakan bahwa syurga berada di telapak kaki ibu, mengindikasikan betapa terhormat posisi seorang ibu dalam kehidupan. Ditambah lagi hadist lain yang mengatakan sampai tiga kali untuk kita menghormati ibu sebelum menghormati ayah kita, Ibu,ibu, ibu baru lah ayah.
sumber : https://bsmijakarta.or.id/mitokondria-sebuah-kisah-cinta-abadi/
Jumat, 20 Maret 2020
Pengobatan Cara Nabi: Pengalaman Pribadi atau Petunjuk Ilahi?
Umat Islam meyakini bahwa Allah menurunkan obat untuk tiap penyakit. Nabi mendorong kaum muslimin untuk mencari pengobatan untuk penyakit, dan sahabat selalu mendengarkan nasihat Nabi yg berhubungan dengan pengobatan. Namun ada perbedaan pendapat tentang tip-tip pengobatan dari Nabi, ada yg mempercayai bahwa hal itu bagian dari informasi yang diterima dari Allah SWT., dan ada pula yang punya pendapat berbeda, bahwa tip-tip pengobatan itu adalah pengalaman pribadi dan hasil dari pengaruh lingkungan.
Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa setiap penyakit ada obatnya kecuali tua dan kematian. Hal ini menginspirasi para pasien dan dokter untuk selalu memiliki harapan. Orang yang sakit akan terus memilki harapan bahwa cepat atau lambat mereka akan mendapat obat yang menyembuhkan, sedangkan dokter akan terus bekerja keras menemukan obat untuk berbagai penyakit.
BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/pengobatan-cara-nabi-pengalaman-pribadi-atau-petunjuk-ilahi/
Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa setiap penyakit ada obatnya kecuali tua dan kematian. Hal ini menginspirasi para pasien dan dokter untuk selalu memiliki harapan. Orang yang sakit akan terus memilki harapan bahwa cepat atau lambat mereka akan mendapat obat yang menyembuhkan, sedangkan dokter akan terus bekerja keras menemukan obat untuk berbagai penyakit.
BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/pengobatan-cara-nabi-pengalaman-pribadi-atau-petunjuk-ilahi/
Rabu, 11 Maret 2020
Putri Yang Ditukar
Alkisah sore itu saya praktek seperti biasanya. Beberapa pasien sudah berlalu. Senang rasanya bisa bertemu dengan mereka, menjadi perantara kesembuhan mereka dan sebagai efek sampingnya saya bisa mendapat rezeki yang halal lagi baik dari mereka. Alhamdulillah yah..!
“Berikutnya, panggil Dok?” tanya suster. Tidak pakai ngesot.
“Ya, oke….!”
“Nyonya Ira (ini nama bukan sesungguhnya)!” panggil suster yang selalu baik hati ini.
Lalu masuklah seorang wanita yang saya perkirakan berusia dua puluhan. Sinar matanya lugu.
“Silahkan duduk Bu Ira…”, saya mempersilahkan pasien ini duduk. Saya mulai membuka lembar rekam medis.
BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/putri-yang-ditukar/
“Berikutnya, panggil Dok?” tanya suster. Tidak pakai ngesot.
“Ya, oke….!”
“Nyonya Ira (ini nama bukan sesungguhnya)!” panggil suster yang selalu baik hati ini.
Lalu masuklah seorang wanita yang saya perkirakan berusia dua puluhan. Sinar matanya lugu.
“Silahkan duduk Bu Ira…”, saya mempersilahkan pasien ini duduk. Saya mulai membuka lembar rekam medis.
BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/putri-yang-ditukar/
Senin, 24 Februari 2020
Precious moment part one
Selalu ada momen berkesan dalam hidup,yang tidak mudah dilupakan bahkan setelah melewati ribuan kejadian.
bagi saya salah satunya adalah hari ketika pasien IPD yang menjadi bahan observasi selama berminggu-minggu akhirnya menghembuskan nafas terakhir, di tengah kebingungan saya memperhatikan hasil CT-scannya yang tak juga saya pahami.
sedih,kesal,bingung,campur dalam satu mangkok bernama hati.apa yang harus saya lakukan?ujian tinggal beberapa hari lagi,sementara pasien saya “hilang”..PF macam apa yang nanti harus saya peragakan atas orang yang sudah tidak ada?atau ganti pasien?yang juga berarti mengganti judul tugas,cari daftar pustaka baru,dll,dll…pusingnya!!
BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/precious-moment-part-one/
bagi saya salah satunya adalah hari ketika pasien IPD yang menjadi bahan observasi selama berminggu-minggu akhirnya menghembuskan nafas terakhir, di tengah kebingungan saya memperhatikan hasil CT-scannya yang tak juga saya pahami.
sedih,kesal,bingung,campur dalam satu mangkok bernama hati.apa yang harus saya lakukan?ujian tinggal beberapa hari lagi,sementara pasien saya “hilang”..PF macam apa yang nanti harus saya peragakan atas orang yang sudah tidak ada?atau ganti pasien?yang juga berarti mengganti judul tugas,cari daftar pustaka baru,dll,dll…pusingnya!!
BACA SELENGKAPNYA DI https://bsmijakarta.or.id/precious-moment-part-one/
Langganan:
Postingan (Atom)

